Friday, 16 October 2009 (07:54) | 228 views | 12 komentar
Apakah Anda seorang faceboker? Bila ya, maka perlu kiranya berhati-hati dengan fasilitas pertemanan canggih yang satu ini. Dikabarkan seorang pria tega membunuh mantan istrinya, gara-gara mengetahui kalau mantan istrinya itu telah mengubah status ‘single‘ di Facebooknya.
Edward Richardson, seorang pria dari Inggris, diputuskan bersalah dan dihukum penjara selama 18 tahun karena terbukti telah menikam mantan istrinya hingga tewas karena kesal melihat status Facebook istrinya, berganti dari ‘married’ menjadi ’single’. (www.zone.com)
Boleh jadi dua kasus itu hanya sebagian kecil dari pengaruh buruk FB. Sepakat atau tidak, melalui FB seseorang akan sangat mudah untuk berkenalan, bersapa dan ujung-ujungnya menyerempet ke hal-hal yang negatif. Munculnya perselingkuhan boleh jadi sebagian diantaranya karena aktivitas FB yang kebablasan itu.
Melaui fb, seorang cowok dengan mudahnya mengobral rayuan gombal yang bisa membawa seorang cewek ke ujung maut. Khayalan, fantasi, lebai (perhatian berlebihan) hingga praktek sejenis lainnya yang tidak menyehatkan secara mental.
Paling tidak, ada beberapa hal yang perlu dicermati dari aktivitas fb.
1. Banyaknya membuang waktu. Rata-rata para facebooker tidak mau lepas dari fasilitas untuk ber-fb ria seperti komputer, laptop, handphone, dan gadget. Sadar atau tidak, banyak waktu terbuang percuma tanpa manfaat yang jelas. Sebagian besar aktivitas fb hanya say hello yang tak jelas manfaatnya.
2. Hati-hati pasang status. Tragedi yang menimpa seorang istri ketika mengganti statusnya menjadi single kemudian sang suami marah tanpa berpikir panjang langsung menghabisi sang istri merupakan kasus yang tidak bisa dianggap sepele.
3. Hati-hati pasang photo. Namanya dunia maya tanpa batas, orang bisa melakukan bermacam-macam hal. Tentunya untuk kebaikan atau pun sebaliknya. Orang bisa mengedit photo sedemikian rupa yang berbau negatif untuk kemudian disebarluaskan ke berbagai forum atau milis. Belum lagi photo yang rentan memicu keributan terutama sudah terkait dengan masalah hati dan perasaan.
4. Jangan gegabah mencantumkan info pribadi. Sebagian kita tak menyadari bahaya menaruh informasi pribadi di internet. Dengan memberikan informasi tempat bekerja, nomor telepon, hingga alamat rumah, tentu dapat mengundang orang untuk berniat buruk dan jahat. Bisa saja informasi tersebut dimanfaatkan untuk berbuat tidak baik. Jadi, taruhlah informasi yang umum dan global saja. Jangan suka menaruh info pribadi secara serampangan.
5. Diisengi orang tak jelas. Banyak wanita yang menerima ajakan berteman laki-laki bejat yang ujung-ujungnya diisengi atau digombali agar jatuh ke dalam rayuan gombalnya. Jangan sekali-kali untuk sungkan menolak ajakan teman dari orang yang tidak jelas juntrungannya.
6. Kecanduan. Bagi sebagian Facebooker yang telah terjebak dalam, maka aktivitas fb akan menjadi candu yang seolah-olah harus setiap saat melakukannya dan kalau tidak seolah ada yang hilang atau kurang.
Sekali lagi keberhatian dalam melakukan aktivitas yang satu ini perlu dilakukan. Namun, bukan berarti aktivitas fb semuanya jelek dan negatif, tergantung kepada orang yang menggunakannya.
Sumber Tulisan :
Berbagai sumber dan hasil pengamatan pribadi
Untuk semua facebooker, salam hangat dan mari kita tingkatkan kehati-hatian kita.





M Mursyid PW | Saturday, 17 October 2009 @ 7:01 pm
Saya sign-up di FB, tapi mungkin tidak sampai layak mendapat sebutan facebooker. Hanya sebentar2 saja (seminggu sekali pun belum pasti) sign in di sana, paling hanya INGUK-INGUK (meminjam kata pak Marsud).
M Mursyid PW´s last blog ..Curhat
Reply
admin reply on October 22nd, 2009 11:32 am:
Iya, lebih baik kita ndak jadi facebooker…mending jadi bloger aja…
Makasih Pak Mur…
Reply
Hitler Jr. | Saturday, 17 October 2009 @ 11:09 pm
Saya malah kecanduan FB mas, ada cara buat ngilangin kecanduan saya apa tidak ya??? mohon sarannya mas
Hitler Jr.´s last blog ..BROKEN LINK PADA BLOG
Reply
admin reply on October 22nd, 2009 11:56 am:
Duh, jangan dech…
saran:
1. Sadari bahwa FB berlebihan tiada manfaatnya….
2. Jangan buka FB
3. Jangan buka FB
makasih
Reply
dhodie | Sunday, 18 October 2009 @ 8:50 pm
Saia sempat mengikuti kasus pembunuhan itu Mas
Saia sendiri berprinsip apalah gunanya memasang status pribadi kita yang sedalam-dalamnya kepada publik.. Cukup lah yang penting-penting saja. Dan alhamdulillah, saia bukan facebooker

dhodie´s last blog ..Selamat Datang Komunitas Blogger Bekasi!
Reply
admin reply on October 22nd, 2009 11:58 am:
Saya juga mau mengundurkan diri dari facebooker…
makasih
Reply
Abdul Aziz | Friday, 23 October 2009 @ 11:23 am
Saya mah belum sempat jadi anggota fisbukiyah itu, Pak. Belum punya banyak waktu.
Hatur nuhun .
Abdul Aziz´s last blog ..Allah Begitu Dekat
Reply
Admin reply on October 26th, 2009 8:18 am:
Bagus, ndak harus kok …
Btw, saya juga udah berhenti…
Reply
heru | Friday, 23 October 2009 @ 4:12 pm
facebookan biar ngak dibilang kolot aja, padahal jarang diupdate
Reply
Admin reply on October 26th, 2009 8:19 am:
Yup…
Mks…
Reply
Cara Membuat Blog | Sunday, 1 November 2009 @ 8:26 am
segala sesuatu itu ada baik buruknya ..
untuk itu dibutuhkan kearifan dan kebijakan menyikapinya ..
Cara Membuat Website
Cara Membuat Blog´s last blog ..Cara Membuat blog sebanyak-banyaknya jika bisa!
Reply
Admin reply on November 1st, 2009 8:38 am:
Ah, setuju sekali.
Makasih.
Reply